Halaman

Foto saya
Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia
Your Future Psychology

Minggu, 28 Juni 2015

SB IS (Standford Binet Intelligence Scale)

Hari ke-dua puluh dua, Poli Psikologi, Rumah Sakit Khusus Daerah, Duren Sawit


08.35 aku baru datang, semua teman magangku di RSDS bersorak menyambutku "Astagfirulloh al adziim, jam berapaaaaa iniii?" hahahhaaha. aku hanya tertawa tertawa saja. Mereka sedang berkumpul, mengelilingi bu Nurul. Salah satu psikolog juga di RSDS.Ternyata bu Nurul sedang menjelaskan tentang SB IS (Stanford Binet Intelegensi Scale)

Menurutnya, SB sangat cocok untuk di tes pada anak RM (Retardasi Mental), tes ini lebih baik dibanding WISC, karena terkadang WISC malah akan memperburuk hasil IQ yang didapat dari anak RM. Tetapi SB ini juga mempunyai kelemahan. Biaya alat tesnya mahal, memerlukan skill yang lebih dalam ketika memberi tes, banyak alat peraga yang disediakan sehingga harus mengerti betul cara administrasinya. Perangkat SB terdiri dari buku lembar jawaban yang dipegang oleh tester, kemudian ada buku panduan dan buku persoalan. Yang akan ditampilkan pada testee adalah alat peraga, berupa mainan seperti boneka, kartu-kartu, gambar orang, balok-balok, dadu, dan banyak lainnya. Dalam SB dikenal Basal Age, adalah usia kognitif anak mampu mengikuti tes. Caranya, dengan expert judgment, langkah paling awal adalah memilih basal age dengan perkiraan. Jadi, dalam buku lembar jawaban, dibagi sesuai usia. ada tes untuk tahun II, untuk tahun III,tahun IV, tahun V, tahun VI, sampai tahun XII. Setelah psikolog memperkirakan basal age yang sepertinya dimiliki anak, misal tahun III, maka psikolog sebagai tester memeriksa anak dengan memberikan tes untuk tahun III, jika ada soal yang salah, minimal satu kesalahan, maka harus mundur ke tahun sebelumnya, jika tidak ada kesalahan, maka dilanjutkan ke soal selanjutnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar