Halaman

Foto saya
Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia
Your Future Psychology
Tampilkan postingan dengan label sajak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sajak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Mei 2016

Dufan

Kau adalah wahana dufan.
Kau racun terbesar bagi penderita aritmia - yang detak jantungnya dibawah 60 kali per-menit karena terhentinya detak jantung sepersekian detik.
Kau begitu lepas, tak terkendali, curam, berliku, bahaya.
Mereka membencimu. Karena kau mematikan.
Penderita aritmia membencimu. Karena kau mematikan.
Anggap saja hanya ada dua jenis manusia di dunia
Kelompok satu; manusia dengan aritmia.
Kelompok dua; manusia nonaritmia.
Sial, semesta memiliki banyak anggota kelompok satu
Setelah itu kau bisa bayangkan apa yang terjadi kan?
kelompok satu mengintervensi kelompok dua lalu mengucilkannya
Hasilnya, sebagian membuntuti kelompok satu.
Sisanya tidak.
Aku adalah sisa itu.
Aku penggila kau wahai wahana dufan.
Aku bisa mengendalikan aku ketika aku masuk kedalammu
Aku bisa menaklukanmu
Aku sudah menaklukanmu
Aku mencintaimu dalam-dalam


27 Mei 2016
-22:18 WIB di kamar tidur

Senin, 06 April 2015

Please

Hai Aisyah,
Namamu bagus, seperti salah satu istri Rasulullah.
Aku pikir  nama itu cocok untukmu.
Pasti kau perempuan yang baik. 
Aku Bunga. Kau tidak mengenalku.
Tapi aku mengenalmu.

Kau tau dia kan?
Laki-laki itu sekarang punya hubungan yang spesial  denganku.
Tapi, dalam perjalanan kami, kau masih ada di hatinya.
Kau masih begitu spesial. Kau masih hidup  di hatinya.
Kau masih miliknya.

Aku pikir kau lebih tau segalanya dibandingku.
Tapi ada beberapa hal yang tidak kau ketahui.
Begini, ada yang salah darinya.
Kau pikir, setelah kau meninggalkannya, tak ada lubang yang berbekas di hatinya?
Kau pikir, dia baik-baik saja?
Kau pikir setelah tiga tahun berpisah denganmu, kau tak ada lagi hatinya?

Aisyah, dia mencintaimu berkali-kali, membencimu berkali-kali. 
Seperti kau hidupnya yang pergi. Dia bingung. Dia berubah.
Aku ceritakan sedikit, aku bunga, aku mahasiswi psikologi. aku belajar manusia.
Aku belajar psikoanalis, conscious mind, unconscious mind. Tadinya aku tak percaya aliran itu.
Menurutku terlalu abstrak, tapi laki-laki itu menjadikan ini konkret.
Yang harus kau tahu, laki-lakimu masih jadi milikmu.

Cantik, rasanya aneh. Menyaksikan laki-lakimu masih menyimpanmu
Rasanya aneh, menjadi bukti hidup dan saksi hidup bahwa kau masih dihatinya.
Aku mau pergi saja, tapi laki-lakimu bilang aku tak boleh pergi. 
Aku harus apa?
Kepalaku pusing tadi siang.
Rasanya mau jadi pengidap skizofren saja.

Aku yakin, kalau kau ceraikan suamimu.
Pasti dia masih mau menerimamu.
Dengan segala kekuranganmu.

Aku mau pergi saja. 
Laki-lakimu masih jadi laki-lakimu. 
Mungkin ketika tangannya memegang tanganku.
Itu hanya proyeksi
Seperti ....
Seseorang yang ingin minum jus jeruk.
Tapi jus jeruk itu sudah dipesan lebih dulu oleh orang lain.
Kemudian, pelayan menggantinya dengan jus jeruk lain untuk orang itu.
Orang itu menerimanya, tapi dengan membayangkan jus jeruk kedua adalah
jus jeruk pertama

Aisyah, aku mohon, aku bingung sekarang. 
Aku ragu pada banyak hal.
Please, suruh laki-laki itu mengikhlaskanmu
atau, kau pergi saja dari hatinya
Please. Aku mohon. Aku mohon.

Kamis, 22 Januari 2015

19 Januari 2015

Aku selalu takjub pada sikapmu. Jika ku bilang aku marah, bahkan sebelum aku katakan itu, kau sudah bisa memaknai rasa kesalku, kemudian kau selalu mencari cara yg bijaksana untuk redamkan itu. Kau terlalu cepat mengobservasi segala tingkah lakuku, sebagai mahasiswi psikologi aku takjub. sekali lagi aku takjub. Kadang interpretasimu terlalu dini, tapi bahkan itu yang menjadikanku cemburu pada caramu memprosesnya. Bagaimana bisa dengan cepatnya kau amati aku, kemudian akan terus ingat jika aku lakukan A maka akan menghasilkan X?

Kau melindungiku dengan cukup. Tidak lebih tidak kurang. Perlindunganmu bijaksana. Kau selalu tau "kebutuhan ideal" komunikasi hubungan kita. Sekali lagi, sebagai mahasiswi psikologi yg nilai mata kuliah psikologi komunikasinya A, aku cemburu padamu. Kau tidak belajar mata kuliah ini sepertiku, tapi kau memahaminya lebih baik dibandingku. Jika dalam sehari pada pagi sampai sore hari kau pikir komunikasi kita kurang, maka kau lebihkan di malamnya, jika kau merasa tidak cukup waktu untuk komunikasi di malam hari, kau lebihkan itu pada paginya. Aku selalu merasa cukup. Tidak lebih tidak kurang.

Kau manis sekali. Aku suka leluconmu yg hmm begini, kau tanyakan hal-hal yg bertolak belakang dengan tingkah lakumu padaku. Contohnya kau bilang "kenapa sih ko kamu sayang sama aku? aku aja biasa aja sama kamu" sedang jari-jari tanganmu meremas punggung tanganku dengan keras. Aku suka ketika kau memberikan lelucon menyinggung tingkat kecemburuanku. Pernah pada satu saat di bis, kau katakan sesuatu yang tak aku suka tentang wanita-wanita itu, tapi tanganmu terus menggenggamku dengan kuat. Aku belajar komunikasi nonverbal pada manusia. Dan aku memahami pesan tersirat yg kau sampaikan dari genggaman tanganmu itu. Aku juga sayang padamu.

Hari itu, 19 Januari 2015. Kau katakan kau mau menikahiku. Ditengah obrolan yg sama sekali tidak sedang menyinggung ke arah sana, Di tengah ingatanku bahwa kau akan merasa tidak suka jika membahas soal itu. Kau bilang kau mau menikahiku. Hidup denganku. Kau katakan usia kapan kita menikah, kapan kita memiliki empat orang anak. Kau katakan kau sayang padaku. Kau ambil tanganku, kau peluk tanganku. Kau letakkan dipipimu, ditelingamu, dipelipismu.

Senin, 03 November 2014

LEBIH

Kau pikir kau oasis?
Yang raganya adalah pemuas dahaga para unta dalam buaian tandus sang padang pasir
Kau pikir kau google ?
Yang informasinya dilahap banyak jemaat fakir ilmu di kampus kampus
Kau pikir kau si singa ?
Yang aumannya disegani seluruh umat hewan di belantara
Kau pikir kau musim semi?
Yang keindahannya melebihi musim salju musim panas dan musim gugur.
Kau pikir kau menara eiffel ? 
Yang keanggunannya diabadikan berjuta juta pasangan haus cinta dalam foto-foto
Kau pikir kau organ vestibular?
Yang perannya sebagai penyeimbang tubuh pada seluruh pasang kuping di kehidupan
Kau pikir kau jiwa?
Yang tak tahu dimana keberadaannya dalam tubuh tapi terasa
Kau pikir kau segalanya?
Tidak.
Kau bukan segalanya. 
Kau lebih dari oasis, google, singa, musim semi, menara eiffel, organ vestibular, dan jiwa.
Kau lebih dari jiwa.
Kau lebih dari jiwa untukku, tah 

Rabu, 11 April 2012

gaji vs IP

kenapa harus ngeprint sendiri ? kan ada aku ? oke hari ini aku benar benar merasa transparan . padahal sudah me-play musik cukup keras , hidup itu memang timbal balik . aku mendiami mereka . maka , tidak ada salah jika mereka mendiamiku . ayah , disini aku merasa diasingkan . aku sudah malu makan gaji buta sampai bulan ke 11 besok . sudah cukup . 10 mei aku genap setahun disini .


ayah ibu maap tidak membuat kalian merasa bangga . coba kalian tau , aku disini super cuek.cuek pada kerjaan ku yg sepi . bahkan mungkin kerjaan ku tidak menginginkan aku . kerjaanku begitu mudah dikerjakan orang lain . 

mungkin tanpaku di kavling ini sama saja . tidak ada rindu . tidak ada kesedihan . 


ayah ibu , terimakasih karena kalian membebaskan segalanya pada pilihanku . aku bebas menata hidupku seindah yg aku inginkan . ayah ibu terimakasih kalian berikan aku dukungan , nasihat . bahwa yaaa hidup itu memang tidak terus terusan indah . mungkin aku hadir disini untuk merasakan bagaimana rasanya di anggap transparan oleh orang lain .



Ibu, aku tidak akan membuatmu kecewa , aku akan mengganti uang uang gajiku disini dengan IP IP ku nanti di UI . aku tidak akan menyia nyiakan waktu . aku ingin kau puas dengan apa yg kupilih . dengan semua yg kuputuskan . aku ingin membanggakanmu aku akan membanggakanmu . aku pasti membanggakanmu 

Senin, 05 Maret 2012

orografis

with love,

your ex girlfriend


aku punya sifat yg kau tak bisa terima , yap , kalau aku merengek , itu membuat kau sangat amat kesal . aku minta maaf . sekarang aku cuma mau menangis di bahumu . biar kau rasakan bagaimana air mataku bicara, ia akan katakan padamu bagaimana aku membencimu . kau curang . kau tak pernah mau berteman dengan rengekanku . padahal aku merengek karena kau sangat spesial . karena kau satu satunya tempat aku merengek. bahkan untuk kata kata yg fatal seperti 'putus' . harusnya kau pastikan aku benar benar bilang itu . harusnya kau liat mataku . kau pegang tanganku . rasakan adakah perbedaan ketika mataku memandangmu . apakah aku bersungguh sungguh . atau tidak . kau begitu curang . kau tak mau tau ,tak mau liat bagaimana caraku merengek . padahal aku suka merengek padamu . karena kau satu satunya orang yg spesial . kau curang . kau curang sayang . aku sangat amat membencimu 

intrusi

karya: Andi Annisa Hakim Bunga Sumadi


Aku akan menjadi wanita yg memang sudah kodratnya wanita
Wanita menunggu dan laki laki mencari
Aku akan menunggu , menunggu dia .
Jika dia tidak mencariku , maka aku 
akan 
menunggu orang lain

aku lelah .
bolak balik 
berdiri 
berlari 
mencari 
jika aku salah 
aku akan katakan aku salah 
dan kau benar

aku lelah
berdiri
berlari
jika aku menyesal
aku akan katakan aku menyesal
dan menawarkan diri lagi

aku lelah
berdiri 
berlari
jika aku merengek
aku akan katakan aku benci kau
dan merasa bersalah
merasa menyesal
aku akan katakan aku salah
aku menyesal
lalu menawarkan diri lagi

sekarang, aku lelah
menahan tangis
menahan penyesalan
menahan rasa salah
menahan rasa rindu

sekarang,

Aku akan menjadi wanita yg memang sudah kodratnya wanita
Wanita menunggu dan laki laki mencari
Aku akan menunggu , menunggu dia .
Jika dia tidak mencariku , maka aku 
akan 
menunggu orang lain



Rabu, 29 Februari 2012

28 Februari 2012 Gramedia Plaza Semanggi

ketika alam berganti rupa
karya : nugroho suksmanto

di kota, alam berganti rupa
pohon tinggi mengganti gedung menjulang
pusat belanja mengganti pasar di tanah lapang
lampu lampu merkuri mengganti bulan dan bintang
mobil mobil mengganti sepeda
dan motor menjadi kuda
berpacu dengan pabrik mengotori udara


terlihat alam dari rumah kaca
mencairkan es di kutub utara
membuat laut terlihat murka
menggenangi pesisir dan jalan di sekitiarnya 
akankah kota kota  menjadi seperti venecia ?  


-------------------------------------------------------------------------

Diburu waktu
karya : nugroho suksmanto


hai , jarum jam 
ajari aku melihat waktu 
sebagai bukti ketepatan 
dan bukan sebagai alasan keterlambatan
walalupun sempit,
walaupun sedikit,
dengan waktu jadikan aku sadar 
bahwa hidup hanya sementara

--------------------------------------------------------------------------------------

aku tak jadi menulis
karya : acep zamzam nur

aku tak jadi menulis sajak untukmu
malah asik mencumbu bangkai kupu kupu 
keindahannya mengingatkanku pada kefanaan 
yang senantiasa menyalahkan rindu
dan kerapuhannya menjadi bagian dari waktu

mungkin kerlip bintang masih bertanya tentang cinta
tentang persetubuhan lampu dan cahaya
dengan ujung jemari kusentuh tepi cakrawala
suaraku patah oleh cuaca yg kehilangan bahasa
dan air mataku terserap udara yg bertuba
dahan dahan mengelam saat mengalami kehilangan
ngungun menahan kepergian daun demi daun
kesedihan menjadi ungkapan musim yg berganti
ingin ku bakar diriku agar sabar seperti debu
dan bangkai kupu kupu biarlah lebur bersamaku 

---------------------------------------------------------------------------------------

Secangkir kopi
karya : acep zamzam nur

kuaduk kopiku, kuaduk kopimu
kuaduk hidupku , kuaduk hidupmu

secangkir kopi tanpa gula
seperti hidup kita

kuaduk hidupmu dalam cangkirku
kuaduk hidupku dalam cangkirmu

-----------------------------------------------------------------------------------------------

Ruang
karya : acep zamzam nur

aku lupa bagaimana warna cakrawala 
bagaimana benang benang sutra
kemilau tiram
umbai umbai merjan , pelangi senja yg membentang
biru , merah ,kuning , hijau atau jingga

mungkin aku sudah melupakan semuanya 
sebab begitu mencekam ruang dihadapanku 
begitu lapang begitu terang dan bgitu berkilauan
begitulah ia telah mempesonaku 
telah menggetarkan seluruh kesadaran serta bwah sadarku  
tapi akankan kau berani memasukinya , kekasihku 
akankah aku berani memasuki sebuah ruangmu?
yg memancar dair mata sorot perempuan 
yg berdiri didepanku ?

---------------------------------------------------------------------------------------

Nasib
karya : acep zamzam nur

harus kita apakan hidup ? 
terlanjur masuk

----------------------------------------------
kutipan sajak 
Rendra


namaku suto 
ketika aku lahir , hujan turun dengan lebatnya
diujung senja kala
sebagai bayi tubuhku terlalu besar
aku lahir dengan kaki lebih dulu
ibuku berteriak . aaaaaaaak ... lalu mati

------------------------------------------------- 

Di China dan di Kita
Karya : Nugroho Suksmanto 

Di China bebas tak beragama
Orang orangnya santun 
Saat menentang agama

Di Kita agama sedikitnya lima
Orang orangnya beringas
Saat membela agama

Di China pemimpinnya keji
Saat memberantas korupsi 
Tak segan menembak mati

Di KIta para pemimpin baik hati 
berderma dari hasil korupsi
Pergi haji berkali kali

---------------------------------------------------------------

Hati Presiden
Karya : Nugroho Suksmanto

Presiden , mengapa hatimu kecil 
padahal badanmu besar
mengapa kau tak seperti 
presiden yg berbadan kecil
tapi berhati besar

menggunakan teknologi tinggi 
menjelajah dirgantara
melepas jajahan jadi merdeka

-----------------------------------------------------------------------------------

Antuk melipat mata berkali kali 
gerimis menari diantara tegak palmamu
bintang enggan berkedip lelah bicara
bulan sabit bergerak entah kemana

awan menutup wajah hitamnya di langit
burung hantu menagih janji malam
memilih puisi senja cinta
meraba resah
mengantar tidur tanpa aksara

---------------------------------------------------------------------------

kepada peminta minta
karya : Chairil Anwar

baik , baik aku akan menghadap Dia
menyerahkan diri dari segala dosa
tapi jangan tentang lagi aku
nanti darahku jadi beku 
jangan lagi kau bercerita
sudah tercacar semua dimuka

nanah meleleh dari luka
sambil berjalan kau usap juga
berseret tiap kau melangkah
mengerang tiap kau memandang
menetes dari suasana kau datang
sembarang kau merebah
mengganggu dalam mimpiku
menghempas aku di bumi keras
dibibirku terasa pedas
mengaum di telingaku 

baik , baik aku akan menghadap Dia
menyerahkan diri dari segala dosa
tapi jangan tentang lagi aku 
nanti darahku jadi beku 

 
-------------------------------------------------------------------------------

Kutipan
"pesan pencopet kepada pacarnya"
Karya : Rendra


Nasibmu memang sudah lumayan
dari babu menjadi selir jawatan
apa lagi ? 
nikah padaku merusak keberuntungan
masa depanku terang repot

sebagai copet , nasibku untung untungan 
ini bukan ngesah
tapi aku memang bukan bapak yg baik
untung bayi yg kau kandung

--------------------------------------------------------------------------------- 

Selasa, 07 Februari 2012

ini bukan aku (a)

'tak tok tak tok' langkah itu melewatiku, padahal aku sedang melihatnya , berusaha senyum untuk sebuah tata sopan berpapasan. tapi langkah itu begitu saja lewat . kadang aku merasa transparan disini . tidak dikenal . tidak dihormati . mungkin tidak terlihat . tapi , mungkin untuk itulah aku disini . untuk ditempatkan kepada tempat yg tidak berteman dan tidak mau berkenalan denganku . ayah bilang "sabar , banyak dzikir". aku sayang ayah . apapun untuk ayah untuk ibu dan adik adikku. tempat ini mungkin tidak berteman dengan ku. tapi kalau ia bisa menghasilkan uang dan itu berarti aku bisa dengannya membelikan apa saja untuk adik adikku . maka bisa disimpulkan, tempat ini bisa memberikan kesenangan untuk adik adikku. tapi denganku? 

ini bukan aku

'hm kerudungnya ga rapi' aku membatin . bercermin . tiba tiba 'tak tok tak tok tak tok' semakin suara itu mendekat, aku cepat cepat menutup pintu kbu 3 , kbu toilet favoritku. langkah itu masuk, langkah itu berdua , lalu tertawa , tertawa , tertawa, aku bisa melihat bayangan mereka dari lantai, lagipula pintu kbu ku di design tidak terlalu rapat di bawahnya, jadi kadang aku bisa melihat high heels high heels mereka yg berjalan lambat , lalu aku bisa membayangkan mereka sedang mencuci tangan , atau menebalkan lipstick. kurapikan kerudung ku yg belum rapi di dalam sini, aku bersusah payah bercermin dalam kaca handphone ku. dan, ini menyenangkan . aku tidak sedang membuang air , tapi aku akan menunggu , seberapa lama tante itu bercermin di depan. pintuku . selama itu aku akan menunggu. seperti yg aku katakan . kbu ini ..., hm tempat kedua terfavorit setelah musola, aku sedang menstruasi hari ini, jadi untuk sementara kbu ini tempat favoritku .

Senin, 30 Januari 2012

autis audisi kelompok 5 kelompok N -IDOL (3)

oke , karena menurut gue , tanggal 25 kemaren itu bener bener moment momen yg unpredictable . dan dengan kemalesan gue , karena pas gue nulis post ini , diluar lagi ujan gede banget . gelap , dan gue ngantuk . gue bersusah payah mengingat ingat abis kejadian reni , apalagi ya

oh , pas di ruang rinjani itu , masing masing kelompok uda di depan fitting room deh ya . gue ga nyadar kalo ternyata fitting room fitting room nya dikasi nomer pake huruf . daaaaan .. 
inilah yg ditunggu tunggu. satu per satu dari kita masuk ke fitting room itu , bentar banget . ga nyampe 5 menit , cuma 3 menitan kali . pokonya cepet banget . lo tau ga ? tangan gue dingin banget . parah . deg degan nya parah . gue sering ngalamin kejadian yg ga mau di alamin ga kebayang ngalamin dan sbgnya, yg meliputi rasa 'deg deg'an yg berbeda masing masing , gue gabisa ngasi peringkat yg mana yg paling deg degan diantara moment moment yg nge'deg deg'in . semua moment kaya ditinggal sama orang yg gue sayang banget , nungguin operasi orang yg gue sayang banget , nungguin pemilihan ayah gue di kelurahan, itu deg degannya punya ke'deg deg'an tersendiri yg ga bisa dibayangin gimana tersiksa nya , dan hari itu gue deg degan banget banget , sampe tangan reni aja tuh kalah dinginnya dari dinginnya tangan gue ,padahal reni cukup bawel mengatasi ketakutannya. sampe gue pikir tangannya pasti uda beku, melebihi gue, eh taunya gue salah. oia catet , sepengetahuan gue tentang diri gue , gue cukup baik mengendalikan keadaan (oke catet pengecualian untuk soal cinta) hahah , maksud gue , gue pernah lomba tilawah alquran , gue pernah pidato pembukaan wisuda SMP , gue pernah pidato depan temen temen SMP gue di depan lapangan upacara , gue pernah apa lg ya, yaaa banyak lah ya lomba lomba yg dulu gue ikutin waktu gue  masih pinter dan normal wekawekaweka . terahir gue juga pernah nyanyi di kawinan orang (yaiyalah itu ga deg degan orang ga da yg ngeliatin, pada makan semua) nah lanjut, dan ini , kali ini , gue ga bisa . itu uda tulus dan ikhlas banget deg degannya -_- 

abis reni nyanyi, GUE MASUK . gue tau ini berat banget, aduh apa ya namanya, ehhhhhfff uuuhffff ya gituuu , ya ga nu? menikmati ke'deg deg'an gue deh pokonya. pas masuk , ada 2 orang cowo , yg satu putiiiiiiiih banget , yg satu putih ga banget . gue dengan senyum dipaksa paksain , masuk . bediri, dan bedirinya kedeketan
gue : masuk (senyum manis) (jantung gue : deg deg deg --- deg deg deg --- deg deg deg ---)
juri : disana disana (senyum sekenanya, nunjuk ke belkang gue)
gue : oh ya ya (bediri di tempat yg ditunjuk) (jantung gue : deg deg -- deg deg -- deg deg -- deg deg )
juri : sebentar ya (coret coret kertas, dilakukan sendiri sendiri, tanpa mengeluarkan suara)
gue : (ngeliatin kaca , bentuknya vertikal ) (jantung gue : deg deg -- deg deg -- )
juri putih : mau nyanyi lagu apa ? (senyum sekenanya)
gue : emm , titi dj bahasa kalbu (senyum manis)
juri putih : yaa' (kaya ngambil aba aba mulai)
gue : (ngeliatin jendela) (jantung gue : deg deg deg -- deg deg deg deg -- deg deg deg)
gue : sebentar , deg degan (nyengir manis) deg deg deg deg deg deg deg deg 
juri ga putih bgt : tarik napaaaasss (ngegerakin tangannya ke atas ke bawah , kaya dirigen)
gue : huuuuf haaaa hufff hahaha (jantung gue : dekdekdekdekdekdekdekdekdekdekkkkkkkkkk)
gue : bismillahirrohmanirrohim (juri ga putih banget dengan senyum friendly nya, ngebarengin gue nuntun bismillahirrohmanirrohim , beneran ini serius , juri nya emang friendly bgt)
gue : (aduh kenapa deg deg an bangeeeeeeeeeeeet -_________-) dekdekdekdekdekdekkkdekdekdekdekdekjfalkhsdkjhdghfkh)
gue : (masih diem ) (deg ---- deg ---- deg---- deg----) (tiba tiba detak jantung gue pelan pelan , tiba tiba napas gue tinggal satu satu, tiba tibaa ....
gue : howoooo di.. dalam senyummuu ..
           ku dengaaaaaar, bhasa kalbumuuuu, tersimpan kekayaan batinmuuuu 
           kini dirimu yg selaluuuuuu bertahta di benakku (kedua juri nunduk , nyoret nyoret data)
           dan aku kan mengiringi (juri putih banget ngeliatin gue)
           bersamaaaaaa , diiiihiiii setiap langkahkuuu (juri putih banget natap mata gue)
           percayaaaaaaaalaaaaah (juri putih banget senyum , terus . "yak , udah sip sip)
gue : oooh iya iya 


keluar fitting room , jantung gue : (deg ----- deg ---- deg ---- deg----)
tiba tiba gue ngedenger suara adi yg gendut item itu , 'udah ka ? kok ga kedengeran ? " 
"kedengeran kedengeran"kata haris . si adi itu mungkin budek -_- pisssss 
laluuu , dengan gegap gempita penuh warna , gue sangat bahagia uda nyanyi depan juri , seenggaknya , giliran gue udah , dan dengan menggebu gebu gue ceritain sebagian kisah gue didalem sama yg mau ngedengerin gue di kelompok itu . padahal abis itu giliran wisnu tuh , agak jahat ya , bukan ngedoain wisnu , malah kegirangan sendiri, 


abis itu , kita digiring ke ruangan laen , sebelum ke ruangan itu , kita di barisin dulu 3 baris , jadi total ada 3 kelompok , total ada 30 orang . terus tiba tiba mas masnya nereakin kalo kelompok kita kelompok N , karena fitting room yg tadi kita masukkin itu ternyata fitting room N . hahah . terus ga lama, mas masnya tereak lagi . yu masuk  . 


singkat saja , karena di ruangan ini , lo tau apa yg terjadiiiiiiii . jantung gue berirama sangat tidak beraturan . untung gue ga lupa cara bediri . tp gue sekali lagi ini sangat menyiksa teman temans , nikmatin rasa deg degan tuh ga enak banget . udah gitu , mba mba yg tulisan kaosnya "who the next indonesian idol?" warna item sukses banget bikin kita ga berenti berenti melongoin dia , ga cakep sih , biasa aja . yg kita butuh adalah nomer nomer yg dia sebut dari mulutnya .

dan , gue tau lu bisa nebak ini dari post ke part 2 gue , yap .nomer 209068 gue . ga kepanggil . mungkin nomer itu kurang beruntung , tp gue sempet mikir nomer itu keberuntungan gue kok pas gue daftar online . karena menurut gue angka 8 itu angka ajaib . angka unik . dimana , seorang anak dikatakan sudah menguasai cara menulis angka , puncaknya adalah ketika anak itu bisa  menulis angka 8 dengan baik . ya kan ? itu kata ayah gue loh . (catatan : ayah gue adalah cowo terhebat sepanjang masa menurut gue) . karena 209068 ada angka 8 nya . maka gue berpendapat mudah mudahan ya ada keberuntungan buat gue . oh , apa mungkin karena ada angka 6 , yg kata orang angka setan (catatan : ini bukan ayah gue loh yg bilang) gue ngasal , kayanya sih gitu , ya kan ? gue pernah denger dimana gitu . pantes gue ga beruntung , ada angka 6 nya hahahaha .

cerita gue belom abis sampe disini , gue masih punya cerita lagi , di part 4 ya :* baca juga :*


Kamis, 26 Januari 2012

autis audisi kelompok 5 kelompok N - IDOL (2)

sampe strory form ya , hm terus selanjutnyaaaaa oia gue mau ceritain kalo itu abang abang om om crew idol nya yg ngatur barisan di antrian plus satpam satpam nya juga galak banget , ga ngerti mereka acting apa gimana , yg jelas mereka galak , suka tereak tereak , mereka ga tau apa gue tuh perempuan , perempuan lembut , gue tuh hm gimana ya terlalu lembut , gue ga suka kalo ada kekerasan (kalo ada adi gendut disini , pasti dia sukses nyakitin hati gue , pasti gue dibilang , "sakit jiwa lu ka")

tempat duduknya tuh , aduh besok ya , beneran deh besok gue upload :D , gue foto juga pas di ruangan ini . intinya di ruangan ini gue duduk ,ngisi form , barisannya tuh terus ke depan , kalo yg di depan uda di panggil mereka dipindahin ke kursi kursi . semakin barisan ke depan , semakin gue deg degan , udah gitu di ruangan itu ada panggung free (stop . gue tau nem bahasa inggris gue kecil ) ya pokonya panggungnya terserah yg mau nyanyi boleh boleh ajaa disana , semacam pemanasan lah 

oia gue ceritain , di satu saf ini , gue dikelompokkin jadi 10 orang , yg terdiri dari gue , wisnu , adi , haris , reni , milson , dan 4 orang laennya gue ga kenal , dan ga sempet kenalan karena dia diujung semua , semakin kita kedepan barisan , terus giliran kita pindah ke kursi , di kursi ada suatu peristiwa . lo tau apa ? gue tuh kaya nyium nyium bau mayat . busuk banget di kursi itu . gue sempet #HAH# *ngeluarin napas* *posisi tangan tutup mulut* *terus gue cium cium tangan gue yg abis kena napas gue* , wangi kok , gue kan makanin permen 'mentos' dari nunu mulu, sampe 'mentos'nya nunu kebawa sama gue , kata nunu " 'mentos' gue taro di tas lu aja deh biar gampang " 

semakin gue berpikir itu bau apa , semakin gue deg degan karena uda dikit lagi detik detik gue nyanyi , semakin gue melupakan bau itu , malah kebayang bayang , gue tengok sebelah kanan gue --> ada nunu lagi makan 'mentos'nya , dia juga wangi kok , gue tengok sebelah kiri gue --> ada mas mas dengan kepala nunduk terus nutupin mulutnya pake tangan terus merem merem (hahahaha anjir kok gue ngakak sendiri sih nulisnya) setelah gue liatin terus , ternyata dia bukan cuma merem tapi dia komat kamit, oh ternyata dia nyanyi , gue liat bajunya celananya , ya lumayan kumel sih . gue mulai curiga , tapi biasa aja tiba tiba baunya ilang , nah pas dia ngelepasin tangannya dari mulutnya , *kaya orang selesai nyanyi* , baruuuuuuu tiba tiba bau menyeruak , anjir ini bauuu banget orang -__________- gue mulai mesem mesem sama nunu . kursi gue deket deketin sama nunu . kejang kejang sih belom , tapi sakit ati nya berasa . aduh ga konsen kan jadinya ini jantung gue lagi deg degan mau maju ini malah bau -_-


udah lah ya , dengan segala keikhlasan gue ikhlasin aja dia bau , yg penting gue makan 'mentos'nya nunu . wangi . terus terus di kursi itu , nomer dada kita dicatetin sama mas mas , kayanya beneran detik detik itu dikit lagi kita dipanggil . aduh gue ga bisa bayangin . gue tanya nunu "abis ini kita audisi nu ? nu ? abis ini kita dibawa kemana ? langsung nyanyi ya nu? " nunu : (geleng geleng, komat kamit ,*dia lagi nyanyi sih emang sebelum gue tanya juga*) gue mau tanya yg duduk di kiri gue , gue takut , tar gue pingsan lagi pas dia ngucap -_-


terus  kita dipanggil mas mas *nb : kita = kita bersepuluh , kelompok 5* , udah kan kita dibawa ke sebuah ruangan , namanaya "rinjani" tapi kita disuru duduk lagi ternyata di depan ruang rinjani itu . dan bagi gue itu adalah sebuah musibah . karena sebelah kiri gue , orang itu lagi -_- . karena gue cewe , yg katanya ga bisa lama nyimpen rahasia , gue beberin rahasia besar gue ke nunu , gue sms dia , gue bilang , di samping gue bau banget nu . nunu bilang , lu mau minyak wangi ? gue bawa . oh enggak enggak , gue juga bawa kok kata gue, ahirnya gue nyemprotin minyak wangi banyak .

disitu , kita uda ngeliat di depan kita di ruangan rinjani itu , ada kotak kotak di kasi gorden , dan banyak orang nyanyi . aduh gue mulai pusing deh ya . temen temen gue juga , kita uda serius , ga ada yg cacat . (nb adi pernah nyakitin gue , adi bilang , "kak , lo lucu banget sumpah , gue tau kalo lo ga lolos audisi ini lo pasti lolos ka di audisi lain , AUDISI TAWA SERU") . terus di kursi itu kita mulai panik , reni telponan sama mamanya minta doa , adi nangis karena doa dari mamanya di telpon (serius loh ini adi matanya merah terus nangis dia) milson juga tampak kebingungan (milson selalu ngucap 'ngeliat' jadi 'tampak' -_- orang melayu -_-)

sedangkan gue 
gue : gue juga ah nelpon ibu
nunu : *nengok , gue jg bung , nelpon ibu lu aja 
gue : -_- *hp di kuping *dengerin tone
nunu : *komat kamit* *bengong* *komat kamit* *bengong*
gue : *tuuuuuuuuuut tuuuuuuuuuut tuuuuuut tuuuuuuuuuut*
gue : ni kemana sih ibu ? -_-
gue : yaudalah ayah aja
gue : *hp dikuping * dengerin tone 
nunu : *bengong*
orang yg dikiri gue : *bau*
gue : *tuuuuuuuuut tuuuuuut tuuuuuuuuutuuuuuuuutuuuuu*
gue : aduuh 
gue : *telpon aqso* 
--aqso : halo
--gue : halo , yang lagi ngapain ? 
--aqso : bangun tidur , udah belom ? lagi dimana ? 
--gue : belom masi ngantri , tapi dikit lagi 
--gue : doain yang 
--aqso : iya sayang
--gue : *tutup telpon *tuuuututuutututuu
gue : *telpon ibu *tuuuuuutuuuuuuuuuut tuuuuuuuuuuutuuuuuuut*
gue : *aduh ini ibu gue nyuci kali ya* 
gue : pasrah

om om nya manggil kelompok gue . kita bediri . jalan . masuuuuuuk . duduk lagi depan pintu kamar yg ini ga gue fotoin , karena siapa juga yg kepikiran moto disaat perasaan lagi deg degan . kamarnya tuh kaya , kamar ganti baju . nah kita di depannya , ada 5 kursi , ada 2 saf . jadi 10 . buat kelompok kita doang tuh . dan inilah saat yg ditunggu tunggu . dan lu tau apa yg reni lakukan ? 

gini , reni tuh , ngeprint nomer dada , dari rumah , di print dan di laminating sama dia , plus di gunting sama dia sendiri , padahal kan nomer dada itu di tempelin sama mba mba nya pas lagi register , dan mba mbanya yg nulisin nomer kita . ga ngerti deh itu reni ga punya tivi apa gimana , kan di tv juga pas audisi idol keliatan mba mba nya nempelin nomer dada di dada kita

dan ga sampe situ doang , jadi , pas om om di depan kamar itu , ngambilin kelengkapan kita , kaya story form dan foto dan fotocopy ktp yg di steples . udah selesai om omnya ngambilin punya kita bersepuluh. tiba tiba reni tereak , "yah aduh ris *ngomong ke haris* , ini ketinggalan ini , yah itu mas mas nya ga ngambil ini , *sambil megangin printan nomer dada yg uda dia laminating yg dia buat sendiri* -_-
gue jawab . "itu ga dikumpulin ren , itu kan buatan lu sendiriiii!!!!"
-___________-




autis audisi kelompok 5 kelompok N - IDOL

oke . dimulai dari , tiba tiba malem itu gue ga bisa tidur, tidur jam 10 , bangun jam 2 terus tidur lagi bangun jam 3 , terus tidur lagi bangun jam 4 ,lalu lalu lalu gue mandi , terus wisnu (temen telkom anak tr) sms "bung , agak telat ya , soalnya ujan" gue bales seadanya "iya, buru" ibu gue nyiapin ojek , gue make up sekenanya dan sarapan secukupnya . gue naek om ojek setia gue om yanto namanya hahaha jam 5.20 hahahha padahal janjian sama wisnu jam 5.30 . terus gue cus sama om yanto, di perjalanan dia bawel banget nanya mulu -_- , bung ? itu se jakarta se indonesia bung ? , emang bukanya jam berapa ? kita ga kepagian bung ? tar jurinya anang ya bung ? dan la la la la ...

sampe depan pintu 6A PRJ , gue masuk , gue salim sama om gue , om gue bilang , baca bismillah bung , iya om , gue liat hp , jam menunjukkan pukul 5.54 , kalo ga salah ya . terus gue mulai panik karena gue sendirian , nunu mana nunu ? gue telpon nunu , dia bilang dikit lagi bung nyampe , yauda gue jalan kan , masuk , sendirian , dari situ aja udah banyak banget orang . rame . tiba tiba gue merasa cantik karena dari sekian orang pada berkelompok kelompok sedangkan gue sendirian di tengah jalan , krik


gue ngikutin kemana arah orang orang itu berjalaaaaan . sampai ke gate J pintu 6A PRJ , dari gerbang yg masi di tutup itu , sampe sekitar setengah kilo kayanya , uda banyak orang yg ngantreee, pasti orang terdepan dari gerbang itu nginep deh gue rasa , terus gue blom di barisan antrian karena gue nungguin nunu , gue telponin nunu , katanya dia lagi markir motor , gue tlponin lagi , dia bilang lagi lipet jas ujan , gue tlponin lagi , dia bilang lg jalan, terus gue telponin lagi , gue bisa liat dia , lagi ngunci stang , ngecek ngecek motor, ngerapiin jinsnya yg ujung kakinya digulung gulung


mengantri lah gue sama nunu , oia kostum gue : kerudung ungu merah (ga tau apa namanya warna itu) , manset ungu , kaos kelelawar cute (sebutan ini dikeluarkan oleh gue sendiri) warna krem, terus ada bintik bintik gambar ng ... (apa ya gue lupa) ya pokonya ada gambar kecil kecil gitu warna ungu , ungu muda ungu tua pokonya ungu ,dan  celana jins itembirudongker (gatau namanya warna apa) . kostum nunu : kemeja biru kotak kotak , kaos item , kacamata , jins . gue ngantri dari jam setengah 7 ahirnya . sepanjang antrian itu , awal awal sih gue ngerasa aneh , canggung , deg deg an , sempit , pengap , desek desekan , wangi , mendung , adem , mules . tapi , seiring berjalannya waktu , orang di depan gue (posisinya menyerong) mulai maenin gitar , nyanyi nyanyi , terus di sebelah kanan nya wisnu , ada serombongan orang matanya sipit semua , mereka padus kayanya, pada  nyanyi nyanyi juga , terus dibelakang gue juga lama lama maen gitar  nyanyi nyanyi sama 2 cewe di depannya . 

terus lama lama gue ngerasa berada di lingkungan yg sehati seia dan sekata, dalam desek desekan gitu , gue nyanyi nyanyi , gara gara pertamanya wisnu bilang " bung suara lu dimana sih ? kalo gue kan di G , lo? A ya ? A ketinggian ga ?" yauda ahirnya nyanyi nyanyi 

selama dari jam 6 sampe jam 8 , dua jam ngantri ahirnya kita masuk gerbang , dan itupun ngantri , sampe di dalem juga ngantri , nah pas ngantri di dalem , gue ketemu sama haris dan reni , 2 orang yg penasaran pengen gue ajak kenalan karena mereka bawa bawa koper , "dari mana ? " gue tanya , mereka bilang "dari cengkareng , kita pikir audisinya 3 hari jadi bawa baju aja " ,gue : bengong (dalem hati ngakak ) .
nah haris sama reni ini posisinya di depan nunu , kalo orang di depan gue itu namanya milson , dari batam dia , dia cerita kejakarta dari 5 hari yg lalu di rumah om nya , di batam , dia dikasi dispensasi gitu seminggu dari sekolahnya , terus gue tanya "berarti sekolah lo uda pada tau lo mau ikut idol ? " dia bilang "iya" gue bilang "harus menang berarti lo" (Dalem hati , gilaaa , uda dari jauh jauh , dikasi dispen sekolah pula , malu banget kalo ga keterima , mending ga usah pulang lagi ke batam hahah)

sampe mana tadi ? 
nah , ngantri ngantri ngantri .... , ahirnya kita dibarisan paling depan di lapangan gate J , sebenernya gue ada foto fotonya , tp ini ga bawa kabel data , jadi ga bisa mindahin ke leptop , kapan kapan gue kasi tau deh ya :* , pas uda di depan itu , kaya mau masuk gitu ke lorong nya prj , tau kan ? oia gue gambarin perasaan gue nih ya . gue : "yah mampus dikit lagi , itu apa itu ? masuk kemana nanti ? langsung diaudisi ya ? yah yah , yah kan yg barisan itu uda masuk kesana , yah dikit lagi deh , aduh .(pegang perut) (tiba tiba mules) *nb : kalo gue nervous biasanya gue sering mau boker . agak keparat sih kebiasaan gue itu , tapi ini jujur loh* 

pas gue masuk ke lorong lorong dengan perasaan gegap gempita sambil nahaan mules . ternyata sampe ke dalem , antriannya makin panjang pemirsa sekaliaaaaaaaaan ~~ wuuhhh . ada perasaan "Ya Allah , engkau lah yg Maha Baik , ternyata masi panjang antriannya" hahahahah , terus nah pas di posisis ini , gue foto juga nih tempatnya , bentar gue cek, gue foto ga ya, gue foto deh , besok gue upload deh ya. sabar aja temans :*

pokonya itu di lorong juga deh , pada pernah ke prj kan ? tau kan tau kan ? nah di lorong itu juga masi antri tuh , ngerasa bakalan lama , kita yg pada berdiri ahirnya pada duduk tuh 
terus si nunu  nanya "gue buka ga ya gitarnya?" oia gue menyimpulkan kalo nunu tuh perpaduan antara galau malu ribet atau apa namanya , yg jelas tiap dia ngerasa takut atau ragu kayanya, dia nanya dulu pasti "bung , duduk ga ni? " "bung lu mau nyanyi ga ? gue buka gitar ni? " "bung gue buka ga ya gitarnya?" "bung boleh ga gue kentut? " *yg ituenggak haha* 


ahirnya nunu memutuskan untuk , duduk dan membuka gitarnya , "jreng" ahirnya nunu nyanyi , terus ngajak gue nyanyi , terus gue ngajak haris reni nyanyi , lupa deh lagu apa aja pokonya banyak , terus , disitu gue punya temen baru lagi , namanya adi , adi itu temen baru nya temen baru gue juga  (sama, gue juga bingung bacanya, nyolotin ya bunga) namanya adi , orangnya gendut item tinggi , dan lo tau suaranya ? suaranya bergenre opera , seriosa gitu . dia seneng lagu lagu kaya anggun 


oke skip dulu - orang orang yg ga percaya gue ga lolos idol bertambah satu ! , kemaren musa , terus tadi pagi otang , sekarang om . ya Tuhaaan :) hahaha gue sadar kok ini sama sekali ga berharga buat lo dan ga bermutu buat di tulis dan ga banget buat dibaca

 sampe mana tadi ? nah iya , apa sih ? sampe mana tadi ? oh , sampe gue ketemu adi , terus dari gue ketemu adi , itu berenem lama lama jadi cacat , awalnya dari gue sering bilang "yauda, yg penting gue cantik" lama lama adi ngelawak mulu, lama lama jadi cacat cacatan kita kaya orang bego hahahah . terus aduh gue lupa lagi ga foto ujan , pas di lapangan itu ujan , hahahah , jadi tuh pas lagi ngantri masuk jexpo nya , ujan gitu , terus kita mundur ke lorong lorong hahahah , ujan nya cuma sebentar sih 15 menitan abis itu terik lagi deh.
sampe situ , kita lari lari , di sorot kamera, kata crewnya, "dadah dadah sama kamera yaa" , tapi gue mah lari aja , abis kamera nya jauuh -.- 


pas di gedung itu pertama itu , kita ngantri buat daftar ulang , di tempelin nomer dada sama mba mba nya , nomer gue , catet ya catet 209068 , terus naek ke atas , naek lift , terus di atas ada room yg gede banget tuh , si adi rumpita bet deh ,dia tuh setia kawan nya tinggi tapi rempong sendiri jadinya , kita bereenem di bawa kemana mana sama dia , hahahahah kata dia "biar kita audisi nya barengan ka" iya iya deh iya . hahhaa

sampe ruang tunggu itu , semua peserta yg laen uda duduuuuk semua , persis banget sama apa yg gue liat di tv kalo lagi audisi idol , dan sekarang taraaaaaaaa gue pake nomer dada , udah , duduk bareng peserta laen , bersamping sampingan sama 5 orang temen baru gue yg cacat , ngisi strory form . strory form tuh dalemnya pertanyaan yg umum dan asing , umumnya kaya 
1. apa hobi kamu ? kamu suka mengoleksi sesuatu ? 
2. apa kelebihan dan kelemahan kamu ? 
3. musik apa yg kamu suka ? kenapa ?
4. siapa yg mendukungmu mengikuti audisi ini ? kenapa ? ceritakan!
5. apa prinsip hidup kamu?
dan pertanyaan asing , kaya
1. berapa lama paling lama kamu pacaran ? pernah patah hati?
2. apakah kamu punya phobia ? phobia apa ? ceritakan!
3. pernah menyanyi dimana kah kamu ? (acara kampus, kawinan, cafe) ceritakan !
4 kalo kamu lolos , kamu akan melakukan hal apa ?
5. kenapa kami harus memilih kamu? 

menurut gue pertanyaan paling konyol adalah , berapa lama kamu pacaran ? , maksudnya apa kan hahahahah mau tau banget hahahah , terus ada lanjutannya lagi , pernah patah hati ? yahahahahha menurut lo om ? , oh iya pertanyaan apakah kamu punya phobia ? itu juga ngakak banget hahaha , mau gue tulis tuh tadinya , "phobia  ga lolos dalam suatu kontes" yahahahah ya abis ngapain juga kan hahaha 

terus , pertanyaan kalo kamu lolos , kamu akan melakukan apa ? kan ambigu banget soalnya , kalo lolos apa maksudnya ? lolos dapet wild card ? apa lolos jadi finalis ? atau apa ? aduuuuuhhh yg bikin soaaal -_- ga ada seni nya banget -_- harusnya gini pertanyaannya , "kalo kamu lolos dalam tahap wild card , apakah kamu akan mencium daniel mananta ? atau mengelitik perutnya ? atau ? jelaskan!" 


terus kenapa kami harus memilih kamu ? gimana kalo jawabannya gini , karena gue bisa membahagiakan daniel mananta . hahahaha , ini kalo aqso baca bisa bisa dia jantungan eh enggak enggak,  tapi dia sekaligus bersyukur karena gue ga lolos ~

Kamis, 05 Januari 2012

haru adalah ketika

"anak yg ngebanggain itu anak yg mandiri , ga nyusahin orang tua nya , buat apa mau sekolah tinggi tinggi tapi nyusahin orangtua nya banget padahal orang tua itu ga punya , kecuali dia mau berusaha sendiri , ibu uda seneeeeng banget kalo anak anak ibu ga nyusahin , itu uda ngebanggain ibu banget , anak yg hebat itu, ga bikin orangtua nya nangis nangis kebingungan gimana cari duit buat sekolah tinggi tinggi, ya ga nyusahin orangtua lah judulnya"


-ibu dan bunga dalam hangatnya siang di sebuah kamar-

Rabu, 04 Januari 2012

binatang yg suaranya bisa terdengar jauh

Hewan mengirimkan pesan untuk alasan-alasan yang sangat spesifik, seperti untuk tanda bahaya atau untuk ritual perkimpoian. Beberapa panggilan tersebut begitu keras dapat melalui air atau terpental pohon bermil-mil untuk sampai ke penerima mereka, seperti binatang berikut...

1. Paus Biru


Suara paus biru adalah yang paling keras di bumi, dengan keras 188 desibel, jika kita bandingkan dengan konser rock yang rata-rata hanya menccapai 100 desibel, maka ini hampir dua kali lipatnya. Paus biru jantan biasa menggunakan suara kerasnya untuk menarik pasangan yang jaraknya ratusan mil jauhnya.

2. Howler Monkey


Hewan ini ditemukan di hutan hujan amerika. Bisa tumbuh sampai dengan tinggi 4 kaki dan biasa hidup berkelompok. Lolongan monyet ini bisa terdengar sampai 10 mil, dan masuk rekor guinness sebagai the loudest land animal.

3. Gajah


Ketika gajah memijakkan kakinya,getaran bisa terdengar sampai 20 mil melalui tanah. Sebagai informasi gajah juga melakukan komunikasi melalui kaki yang dihasilkan getaran tersebut. Penelitian di afrika mengidentifikasi gajah mengirimkan pesan untuk peringatan, untuk menyapa dan untuk mengumumkan.."Let's go..". Suara ini berkekuatan 80-90 desibel, lebih keras daripada kebanyakan manusia berteriak

4. North American Bullfrog


Namanya berasal dari suara kerasnya, teriakan jauh yang dikeluarkan katak jantan. Suaranya bisa terdengar hingga satu setengah mil jauhnya, membuat mereka jauh lebih besar dan lebih ganas daripada sebenarnya.Untuk membuat suara beresonansi yang digunakan untuk panggilan kimpoi, katak jantan memompa udara bolak-balik antara paru-paru dan mulut dan diseberang pita suaranya.

5. Hyena


Jika anda kebetulan mendengar suara tertawa atau melihat hyena, kami sarankan anda meninggalkan gedung. Hyena membuat staccato, serangkaian suara hee-hee-hee bernada tinggi atau disebut "cekikikan" oleh ahli zoologi ketika mereka sedang terancam, dikejar, atau diserang. Tawa mengganggu ini bisa didengar hingga delapan mil jauhnya.

6. Singa Afrika


Mungkin adalah hewan yang panggilannya paling gampang dikenali, raungan singa jantan digunakan untuk memburu saingan dan untuk menunjukan dominasi. Sedangkan singa betina meraung untuk melindungi anaknya dan menarik perhatian singa jantan. Auman singa terdengar bisa mencapai 5 mil jauhnya.

7. Northern Elephant Seal Bull


Sepanjang garis pantai California, hidup gajah laut berwajah aneh, dengan moncong besar dan bergerak terhuyung-huyung. Ketika tiba waktunya untuk kimpoi, yang jantan mengeluarkan panggilan serupa dengan suara gajah. Panggilan ini dapat didengar untuk beberapa mil, memungkinkan pejantan dan betina yang dekat tahu siapa yang berkuasa.

Jumat, 23 Desember 2011

he is we all about us ft owl city



Take my hand, I’ll teach you to dance.
I’ll spin you around, won’t let you fall down.
Would you let me lead, you can step on my feet.
Give it a try, it’ll be alright.

The room’s hush, hush,
And now’s our moment.
Take it in feel it all and hold it.
Eyes on you, eyes on me.
We’re doing this right.

Cause lovers dance when they’re feeling in love.
Spotlight shining, it’s all about us.
It’s oh, oh, oh, oh, all about uh, uh, uh, uh, us.
And every heart in the room will melt,
This is a feeling I’ve never felt but,
It’s oh, oh, all about us.

Suddenly, I’m feeling brave.
Don’t know what’s got into me,
Why I feel this way.
Can we dance, real slow?
Can I hold you, real close?

The room’s hush, hush,
And now’s our moment.
Take it in feel it all and hold it.
Eyes on you, eyes on me.
We’re doing this right.

Cause lovers dance when they’re feeling in love.
Spotlight shining, it’s all about us.
It’s oh, oh, oh, oh, all about uh, uh, uh, uh, us.
And every heart in the room will melt,
This is a feeling I’ve never felt but,
It’s oh, oh, all about us.

Do you hear that love?
They’re playing our song.
Do you think we’re ready?
Oh I’m really feeling it.
Do you hear that love?
Do you hear that love?

Do you hear that love?
They’re playing our song.
Do you think we’re ready yet?
Love I’m really feeling it.
Do you hear that love?
Do you hear that love?

Do you hear that love?
They’re playing our song.
Do you think we’re ready yet?
Love I’m really feeling it.
Do you hear that love?
Do you hear that love?

Lovers dance when they’re feeling in love.
Spotlight shining, it’s all about us.
It’s all, all, all, all.
Every heart in the room will melt,
This is a feeling I’ve never felt, but
It’s all, all about us.

Cause lovers dance when they’re feeling in love.
Spotlight shining, it’s all about us.
It’s oh, oh, oh, oh, all about uh, uh, uh, uh, us.
(hey-ey hey)
And every heart in the room will melt,
This is a feeling I’ve never felt but,
It’s oh, oh, all,
It’s all about us.


Selasa, 20 Desember 2011

Dari Benteng Belanda ke Istiqlal

oleh alwishahab

Inilah masjid yang paling monumental dan terbesar di Asia Tenggara. Istiqlal berarti ‘Merdeka’, melambangkan kemerdekaan dan kejayaan bangsa Indonesia setelah berhasil membebaskan diri dari belenggu penjajahan. Presiden Soekarno sengaja memilih membangun masjid ini di atas puing-puing bekas benteng Belanda yang luasnya 9,9 hektare.
Benteng Belanda atau Citadel terletak di Wilhelmina Park. Dahulu di tengah Istiqlal terdapat Monumen Michiels, untuk menghormati Mayor Jenderal Andreas Victor Michiels, komandan militer Belanda di Sumatra Barat. Dia meninggal karena menderita luka parah oleh para pejuang kemerdekaan saat memimpin ekspedisi menghadapi pemberontakan di Bali (23 1848). Lambang kolonial ini dihancurkan setelah kemerdekaan.
Sedangkan nama Wilhelmina Park diganti menjadi Taman Wijayakusuma, Jalan Pintu Air, Jakarta Pusat. Pembangunan masjid Istiqlal dicetuskan oleh Menteri Agama KH Wahid Hasyim (ayah Gus Dur) dan H Anwar Tjokroaminoto (putra HOS Tjokroaminoto) bersama tokoh Islam lainnya tahun 1950, hanya beberapa bulan setelah penyerahan kedaulatan. Begitu kokohnya benteng ini, saat diruntuhkan dengan dinamit oleh Korps Zeni AD perlu waktu satu setengah tahun.
Selama bulan Ramadhan, ribuan jamaah dapat menikmati buka puasa bersama di Istiqlal, yang pangannya merupakan sumbangan dari para dermawan. Setiap Jumat tidak kurang dari 25 ribu jamaah shalat di masjid megah ini. Sedangkan di Hari Raya Idul Fitri, diperkirakan jamaah membeludak mencapai lebih dari 200 ribu orang. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, para menteri, dan korps diplomatik akan shalat ID di masjid kebanggaan rakyat Indonesia.
Masjid Istiqlal terdiri atas beberapa bangunan. Seperti, gedung induk berukuran 100 X 100 m (satu ha), merupakan bangunan pokok dan di sekelilingnya terdapat lima lantai. Total luas bangunan induk 36.980 meter persegi atau hampir empat hektare. Di atas gedung induk dibuat kubah yang berbentuk kerangka polihedron, yang terbungkus konstruksi betuh bertulang. Di puncaknya, terdapat lambang ‘Bulan Bintang’ terbuat dari baja tahan karat.
Masjid dengan menara setinggi 6.666 cm atau hampir 70 meter merupakan landmark ibu kota RI. Ketika bandara di Kemayoran dan kemudian di Halim Perdanakusuma, saat pesawat hendak mendarat, para penumpang akan menikmati dua monumen raksasa: Monas dan Istiqlal.
Menara Istiqlal dibuat berlubang-lubang, terbuat dari baja tahan karat, dan di puncaknya terdapat menara setinggi 30 meter. Kegiatan ta’mir masjid Istiqlal meliputi bidang peribadatan, ibadah sosial, publikasi dan dakwah, pendidikan dan latihan, serta studi dan kemasyarakatan.
BEPUBLIKA – Sabtu, 19 September 2009

menara syahbandar

Menara Syahbandar Pernah Menjadi Kilometer 0 Jakarta

Menjulang di tengah hiruk-pikuk Pasar Ikan dan Pelabuhan Sunda Kelapa, berdirilah bangunan kolonial Menara Syahbandar yang dibangun Belanda tahun 1834. Beberapa pucuk kanon mengawasi dari arah barat dan timur Menara Syahbandar yang di masa lalu berfungsi memandu keluar-masuk kapal ke Batavia sebelum Pelabuhan Tanjung Priok dibuka. [foto tahun 1910]

Sebuah tugu berdiri di pelataran antara Menara Syahbandar dan gedung administrasi pelabuhan zaman Belanda. Prasasti di tugu yang ditandatangani Gubernur Jakarta Ali Sadikin tahun 1977 itu dijadikan penanda Kilometer 0 di masa lalu.

Memang, secara geografis, Menara Syahbandar di masa silam menjadi patokan titik 0 Kota Jakarta.Michsan (53), penjaga Menara Syahbandar, menjelaskan, di lokasi tersebut menjadi titik awal berkembangnya Kota Jakarta.
Akan tetapi, kemudian titik Kilometer 0 dipindah ke Monumen Nasional. Kapan persisnya pemindahan itu, Michsan mengaku tidak tahu-menahu.

Meski demikian, nilai sejarah tempat itu masih menjadi daya tarik bagi pengunjung kawasan Kota Tua Jakarta. Kawasan sekitar Menara Syahbandar memang menyimpan segudang cerita kejayaan masa lalu. [foto tahun 1946]

Tepat di sebelah selatan menara terdapat Kafe VOC Galangan yang di masa lalu merupakan galangan kapal Serikat Dagang Hindia Timur Belanda (Verenigde Oost Indische Compagnie). Lokasi itu sebelumnya merupakan kediamanPangeran Jayawikarta penguasa Jayakarta dan loji Inggris, yang kemudian dihancurkan Belanda tahun 1619 saat merebut Jayakarta. Kemudian Belanda menamakan Jayakarta sebagai Batavia.

Dan tepat di seberang timur Kafe VOC Galangan merupakan perkubuan Belanda yang kini menjadi bangunan bioskop yang sudah tutup. Kubu tersebut merupakan benteng Mauritius dan Nassau yang kemudian berkembang menjadi perkubuan Jakarta.
Kini sisa tembok benteng abad ke-17-18 masih tersisa di sekitar kawasan tersebut. Lokasi yang paling mudah ditemui adalah di sekitar Museum Bahari.

Salah satu saksi bisu perkubuan Belanda adalah pintu besi di bawah Menara Syahbandar yang, menurut Michsan, menyambung ke dalam lorong bawah tanah menuju Masjid Istiqlal. Semasa penjajahan, lokasi yang menjadi Masjid Istiqlal sekarang adalah benteng Belanda.
"Setiap hari ada puluhan orang berkunjung ke sini untuk menapak tilas. Bahkan, dalam kondisi sekarang ini masih ada belasan turis asing datang," papar Michsan.

Sayang, meski menjadi tujuan wisata, tempat itu kurang terawat. Sejak beberapa bulan terakhir toko suvenir dan kantor administrasi pelabuhan zaman Belanda itu kini tidak digunakan. Bahkan, sebagian besar atap bangunan bocor di waktu hujan. Demikian pula beberapa konstruksi kayu di Menara Syahbandar sudah lapuk. [foto tahun 2006]

Bangunan di sebelah menara yang dijadikan tempat tinggal Michsan sekeluarga juga tidak luput dari lapuk dan bocor di sana-sini.
Michsan menyebutkan, terakhir kali bangunan itu diperbaiki pada tahun 2004. Kini sehari-hari Michsan, pegawai honorer yang sudah bekerja sepuluh tahun itu, hanya bisa membersihkan pelataran sekeliling kompleks Menara Syahbandar. Sayang memang, satu per satu jejak sejarah awal mula Jakarta modern semakin terlupakan dan terabaikan.

Padahal, hanya sepelemparan batu dari Menara Syahbandar menjadi tempat kembalinya Soekarno ke Batavia pada awal 1942 untuk memimpin pergerakan Indonesia semasa penjajahan Jepang. Ayunan langkah pertama kembalinya Bung Karno di Batavia dimulai dari titik 0 di kawasan tersebut. (teks: Iwan Santosa - Kompas 22 Agustus 2006 — foto: berbagai sumber)

Laan Trivelli di Tanah Abang


Foto awal abad ke-20 menunjukkan jalan raya yang diabadikan dari sudut Gang Trivell (kini Jl Tanah Abang II) Jakarta Pusat menuju Pasar Tanah Abang. Dari kejauhan, tampak trem listrik dari Pasar Ikan-Harmoni menuju Tanah Abang. Di sepanjang jalan yang dilewatinya, berjejer tiang listrik di Jl Abdul Muis (dulu Jl Tanah Abang Bukit). Di sebelah kiri di depan jalan berbatu kerikil yang lebar atau biasa disebut laan, terlihat deretan rumah-rumah vila bercat putih penuh tanaman yang teratur rapi. Terlihat delman sedang melintas di jalan tersebut mencari penumpang. Ketika itu, sebagian besar orang Betawi berprofesi sebagai penarik delman. Di kampung-kampung, terdapat banyak istal (tempat kandang kuda).
Tanah Abang ketika itu merupakan bagian dari Weltevreden (daerah lebih nyaman) bersama Gambir dan Pasar Baru, setelah warga Belanda ramai-ramai hijrah dari kota lama di Pasar Ikan. Rumah-rumah vila yang berjejer di Jl Abdul Muis kini tidak ada satu pun yang tersisa. Menjadi perkantoran dan pertokoan serta kegiatan bisnis yang telah menyatu dengan Pasar Tanah Abang.
Pasar ini pernah dijuluki ‘pasar kambing’ kini terus meluas sampai ke Kebon Kacang (terdapat 30 gang), Jl KH Mas Mansyur, Kebon Melati, Petamburan, Bendungan Ilir, hingga Kuningan. Itu menunjukkan bagaimana pesatnya bisnis di pasar ini, yang didirikan 271 tahun lalu. Di antara gedung lama yang masih tertinggal di Tanah Abang adalah Masjid Al-Makmur, mesjid bersejarah yang dibangun abad ke-17 oleh dua bersaudara dari Kerajaan Islam Mataram ketika menyerang Batavia pada 1628 dan 1629.
Nama-nama jalan
Di masa kolonial, Belanda selalu membanggakan nama-nama jalan, tempat, dan kampung di Batavia dengan meniru nama di negaranya. Termasuk, tokoh masyarakat, raja, dan ratu mereka. Di Laan Trivelli, terdapat markas Pasukan Pengawal Presiden (Paswalpres). Di sebelahnya, Jl Tanah Abang I dulu bernama Kerkhoflaan.
Di jalan ini, terdapat Museum Prasasti tempat pemakaman warga Eropa/Kristen berdampingan dengan kantor wali kota Jakarta Pusat. Di sini, kita dapati prasasti sejumlah gubernur jenderal dan makam warga Belanda/Eropa yang meninggal di Batavia. Makam-makam dalam bentuk prasasti ini telah dipindahkan ke sini dari pemakaman di kota lama, yang terletak di samping Museum Sejarah DKI Jakarta.
Masih di kawasan Tanah Abang, Jl Tanah Abang III dulunya bernama Laan de Riemer, nama orang Belanda yang pernah mendiami jalan tersebut pada abad ke-19. Bersebelahan dengan jalan ini adalah Jl Tanah Abang IV, yang pada masa kolonial bernama Laan de Briljkop dan oleh lidah Betawi disebut Gang Brengkop. Jalan Tanah Abang V bernama Gang Thomas juga mengabadikan nama warga Belanda yang tinggal di jalan ini.
Di Jl Tanah Abang V, tempat almarhum mantan menlu Ali Alatas dibesarkan. Ayahnya adalah Abdullah Salim Alatas, pernah menjadi guru besar bahasa Arab di Universitas Indonesia. Awal tahun 1960-an, ketika Hamka dalam bukunya berjudul Tenggelamnya Kapal Van der Wijk, dituduh plagiat oleh kelompok kiri (Lekra) dari penulis Mesir Manfulutfi, Abdullah Salim Alatas membelanya dalam suatu polemik yang hangat ketika itu.

Capitol di Sluisburg

copy : alwishahab

Masjid Istiqlal (Kemerdekaan) merupakan salah satu masjid termegah di Asia. Masjid berketinggian 6.666 cm atau hampir 70 meter (diambil dari jumlah ayat Alquran) itu paling banyak dikunjungi kaum Muslimin di Jakarta. Tiap shalat Jumat, tidak kurang dari 2.000 hingga 2.500 jamaah shalat di masjid ini. Sedangkan pada shalat Idul Fitri dan Idul Adha jumlahnya membludak hingga mencapai 250-300 ribu jamaah.
Dengan dibangunnya Istiqlal runtuhlah benteng peninggalan Belanda yang terletak di Wilhelmina Park dan dibangun untuk menghormati Ratu Wilhelmina yang lahir pada 31 Agustus 1898. Ia adalah nenek Ratu Beatrix. Orang Betawi dulu menyebutnya ‘gedung tanah’ karena, menurut cerita, di sini terdapat benteng atau terowongan bawah tanah (bunker) yang konon sampai ke benteng Kompeni di Pasar Ikan.
Di depan Istiqlal terdapat pintu air untuk mengendalikan kanal dari Molenvliet (Harmoni) yang dibelokkan ke arah Noordwijk (Jl Juanda), Risjwijk (Jl Veteran), terus ke Pasar Baru dan Gunung Sahari. Pada zaman Belanda, pintu air disebut sluisburg, yang juga menjadi nama jalan waktu itu. Baru setelah kemerdekaan diganti menjadi Jl Pintu Air. Dulu di sini merupakan daerah elite yang banyak dihuni orang Belanda. Kemudian, pada tahun 1920-an, juga dibangun kawasan Menteng untuk warga Belanda yang makin banyak berdatangan ke Batavia.
Dulu, di depan Istiqlal terdapat bioskop Capitol Theatre, yang kini sudah berubah fungsi menjadi pertokoan. Dulu bioskop Capitol hanya memutar film-film Barat (Amerika Serikat). Pada awal tahun 1950-an, ketika Usmar Ismail mendirikan Perfini (1950) dan setahun kemudian di susul oleh Djamaluddin Malik (Persari), film-film Indonesia mulai banyak bermunculan. Pada pertengahan 1950-an Usmar Ismail (Perfini) membuat film Krisis. Usmar pun berusaha agar film produksinya diputar di bioskop Capitol. Kala itu, yang berhak memutuskan apakah film Krisis pantas diputar di Capitol, adalah seorang Barat bernama Wetkin.
Begitu tidak yakinnya pengelola Capitol ini terhadap film Indonesia, hingga belum sampai melihat lebih dulu, ia pun sesumbar dengan mengeluarkan kata-kata menghina yang intinya menyatakan, ”Film Indonesia tidak pantas dipertunjukkan di Capitol”. Tidak seperti Djamaluddin Malik yang meledak-ledak, Usmar Ismail yang sabarpun tidak dapat menerima penghinaan ini. ”Maka dia pun menjotos pimpinan Capitol”.
Agar tidak menimbulkan masalah yang lebih besar dan untuk meredakan ketegangan, maka general manager MGM (Metro Goldwyn Mayer) untuk Indonesia, Alexander Wenas, menawarkan agar film Krisis Usmar Ismail di putar di bioskop Metropole (kini Megaria). Bioskop yang memuat 1.500 penonton ini, sejak berdiri 1950-an hanya memutar film-film keluaran MGM ketika memutar film ‘Krisis’ ternyata sukses besar. Selama 35 hari film ini diputar di bioskop Metropole.
Akibat sukses besar film Krisis, bioskop Capitol pun mengubah sikap dan membuka diri untuk film Indonesia. Maka masuklah Djamaludin Malik (Persari) dengan film Janjiku. Kemudian kembali Usmar memutar film Tiga Dara (Mieke Widjaya, Indriati Iskak dan Chitra Dewi) yang juga sukses.
Di samping kiri bioskop Capitol sebagian berada di bantaran sungai yang ditinggikan terdapat sebuah restoran mewah yang tiap malam menjadi tempat dansa-dansi kaum berada. Restoran Capitol yang menghadap ke sungai Ciliwung kala itu airnya masih jernih dihias dengan lampu warna-warna. Steaknya sangat terkenal karena bistiknya dari Belanda. Restoran ini menyediakan minuman haram yang membuat peminumnya menjadi teler karena mabuk.
Karena letaknya berhadapan dengan Masjid Istiqlal yang kala itu mulai dibangun, maka umat Islam menjadi marah. Tanpa mengenal ampun, bisokop Capitol dan restorannya dibakar massa. Bukan hanya sekali, tapi tiga kali massa membakarnya. Kemudian, sebelum bubar, bioskop ini mengganti nama menjadi Ceno. Karena Jl Pintu Air terletak di daerah elite, di samping kiri Masjid Istiqlal terdapat klub malam Black Cut. Tapi setelah kemerdekaan, tempat hiburan yang terletak di Citadel (kini Jl Veteran I) itu ditutup.
Di samping kanan Capitol, bersebrangan di jalan yang sama, terdapat bioskop Astoria (kemudian menjadi Satria). Meskipun lebih kecil dari Capitol, tapi Astoria termasuk bioskop kelas satu. Di bioskop ini, pada pertengahan 1950-an, pernah diputar film India Dil E Nadaan, yang sukses besar. Diputar selama 55 hari terus menerus. Hingga Usmar pernah berkomentar, ”Dil edan-edanan.” Film ini mengalahkan film Rock Round The Clock Bill Haeliy dan Rock and Roll Elvis Presley.
Salah satu bintang Hollywood yang jadi pujaan muda-mudi ketika itu adalah James Dean. Film pertamanya, Rebel without Cause, sukses besar. James Dean memakai jaket kulit warna merah. Maka ramai-ramailah para pemuda memakai jaket merah. Sayangnya, bintang film ini mati muda akibat kecelakaan lalu lintas saat membintangi film Giant bersama Rock Hudson dan Elizabeth Taylor.
Waktu itu ada kecendrungan para muda-mudi meniru style para aktor dan artis Hollywood. Seperti Tony Curtis yang rambutnya berjambul, atau Rock Hudson yang macho. Pada saat film Sabrina diputar, gadis-gadis meniru potongan rambut Audrey Hepburn digunting pendek seperti rambut pria.
REPUBLIKA – Minggu, 16 Desember 2007