dan aku ... untuk menilai diriku sendiri, dalam hal ini , aku bingung menjelaskannya.. we are be poles apart . sepertinya menurutku , aku cukup menguasai keromantisan dalam penghidupan kata. aku senang memberi perhatian dengan kata kata, tapi tidak pernah memberikan perhatian dengan perbuatan . tidak pernah? mungkin . tapi kadang kata kata ku berubah menjadi sebuah celurit seorang maduranis . dengan bebas menyeluritkan sebungkus organ dibalik rongga rusuk di dekat usus ,jantung . kata kataku bisa jadi celurit yg mengamuk menghabisi organ seberat 1,5 kg dan paling besar dalam tubuh kita itu . mungkin untuk itulah HATI diciptakan paling besar dalam organ manusia oleh Allah . dari dalam sana , darah diproses . dari dalam sana . cinta diproses . luka diproses. kesakitan diproses. kebahagiaan . kesepian . kebosanan . kenyamanan . dan itulah kita .
aku dan sosok itu . aku dan dia . dengan segala perbedaan . yg justru menjadikan kita seolah bihun dan lontong dalam ketoprak . justru menjadikan kita do dan re dalam tangga nada . justru menjadikan kita keyboard dan mouse . yg jika tidak ada bihun atau lontong dalam ketoprak, maka bukan ketoprak namanya, atau masih dinamai ketoprak , tapi ketoprak yg abnormal . yg jika tidak ada do atau re dalam tangga nada , maka bukan tangga nada namanya , walaupun dalam satu kalimat dalam lirik lagu , masih memungkinkan tidak adanya do atau tidak adanya re . atau , keyboard yg tanpa mouse , walaupun satu dari keduanya rusak, tapi masih sangat bisa difungsikan, mungkin lebih sulit, hanya dengan coding coding tertentu untuk menggantikan fungsi asli salah satu dari itu.
sekali lagi , itulah aku dan dia . itulah kita . ada saat saling membayangkan wajah anak kecil diatas tempat tidur kecil dengan kita di kedua sisinya . ada saat saling mengejek , mencari kesalahan satu sama lain agar merasa menang , ada saat kita membayangkan mencium tangan dan mencium kening di depan pintu sebuah rumah . ada saatnya mencaci maki, meragu, berteriak akan ketidakcocokkan kita, tapi ada saatnya saling memuji meminta memohon memelas agar tidak saling meninggalkan . dan sekali lagi , itulah kita . itulah cinta . selesai dan berahirnya hanya dengan melihat apakah diantara kita sudah muncul rasa yg dinamai 'terpaksa' ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar