Halaman

Foto saya
Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia
Your Future Psychology

Rabu, 05 Oktober 2011

mandiri dan manja

dari dulu , sejak kecil , aku tak pernah menganggap diriku di manja , untuk mendapatkan 3 buku cerita anak aku harus mendapat ranking min.5 besar di kelas , itu berjalan sejak kelas 3 sd sampai 6 sd . ketika smp ayah tidak lagi menjanjikan aku buku, karena di smp ku tidak ada ranking . tapi ayah tau aku selalu jadi yg terbaik . kebanggaan terbesarku saat itu adalah ketika wisuda smp, di ballroom KONI , di depan seluruh wisudawan wisudawati , para wali murid , guru , dan tentu saja ayahku . aku berpidato . dengan naskah yg sudah ayah tulis malam kemarin :D . tapi aku tidak membaca naskah , aku benar benar berpidato , aku menatap ayah , aku tau ayah bangga untuk sekedar memandangiku, menjadi penguasa panggung selama 15 menit . membuktikan bahwa 1 periode dalam tahun sekolah aku adalah ketua osis .


bicara soal manja , aku adalah wanita yang pemberani , aku sudah katakan itu berkali kali bukan? menurutmu? , aku dididik untuk mandiri . seperti .. berkali kali , sesering aku menghadiri banyak acara, sesering itu ayah tidak bisa menjemputku . tapi aku sama sekali tidak memusuhi ayah . aku sangat sayang ayah . ayah yang membantuku, harus apa aku agar bisa sampai rumah dengan aman . haruskah taxi ? atau busway ? atau jika menurut ayah naik kopaja masih baik , aku akan menurutinya. tapi ketika kau tanya apakah aku cemburu melihat semua teman temanku dijemput ayahnya? jawabannya ya . sangat . tapi ayah selalu stand by untukku . kapanpun aku perlu . aku ingat , benar benar ingat , ketika aku pulang dari jatinangor bandung . acara jambore nasional saat itu . usiaku masih 13 tahun, kita pulang ke kwartir daerah di bilangan matraman . aku merasa sepi saat tau disana ramai ayah ayah lain yang menjemput teman temanku . tapi aku tidak pernah menangis, aku tau ayah di pelukanku . melindungiku .


itu salah satu dari kemandirianku , banyak hal lain , seperti aku tidak pernah dengan cuma cuma dibelikan handphone , aku menabungnya , saat itu handphone yang aku beli 'sony erricson k230i' sekarang handphone yang aku punya 'sony erricson w200i' . dan itu pun aku menabungnya .


kemanjaan dalam aku sesungguhnya, diberikan oleh ibu . ibu hampir tidak pernah menyuruhku . ibu menyuci bajuku dan adik adikku sendiiri , menyetrikanya, menjemurnya, memasak untuk makan kami, kecuali ibu sakit , ibu menyuruhku membantu , tapi jarang aku mendengar ibu mengeluh . itu membuat aku dan adik adikku, dengan sendirinya membantu ibu dengan sangat ikhlas, malah sangat senang . ketika aku praktek kerja lapangan, ibu membelikanku celana bahan , 1 kali salah , karena ketika ibu mencocokan celana baru dengan celana lamaku, sangat kebesaran , saat itu juga ibu pergi lagi ke tn.abang . bisa kau bayangkan? , saat itu juga . saat itu juga ibu menukar celanaku lagi ke pasar tn.abang . tanpa aku tau, tapi ayah menceritakannya . aku sangat mencintai ibu , ibu selalu memanjakanku .


sama halnya dengan orang lain . semua orang mau membahagiakan ibu dan ayahnya . untukmu ayah ibu, aku janji akan menjadi 'bunga'mu . biarpun itu sulit dibayangkan . aku janji aku akan menjadi aku yg kau bayangkan . aku mencintai adik adikku , bu , yah . untuk sesuatu yg belum pernah aku alami , untuk nanti , untuk kesusahan kesusahan selanjutnya . aku akan berdiri sendiri bu . memberikanmu yg nanti aku punya . memberikan yg diperlukan adik adikku . aku bisa sendiri , ayah . kau tak perlu risaukan aku . aku bisa .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar